oleh

Lagi, Pengurus Pesantren Dipolisikan Pelecehan Seorang Santriwati

Visit. Salah satu pondok pesantren di Desa Curah Petung Kecamatan Kedungjajang Kabupaten Lumajang Jawa Timur, digeruduk warga lantaran salah satu oknum pengurusnya diduga berbuat tidak senonoh terhadap salah satu santriwatinya yang berpara cantik.

Peristiwa itu viral dikalangan masyarakat Lumajang, bahkan banyak warga yang berebut momen penangkapan oknum pengurus ponpes yang saat tengah dimanakan oleh petugas kepolisian.

Dari foto yang beredar, tampak kerumunan warga hendak mengepung oknum pengurus tersebut sambil meneriaki dengan kata-kata penuh kecaman karena menahan jengkel. Sementara oknum pengurus pesantren yang dijaga ketata aparat kepolisian dengan mengenakan masker diwajah. Sejumlah orang menerikinya dengan umpatan hingga pria itu masuk ke mobil patroli polisi.

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan pada awak media senada mengiakan berkata, jika pihaknya sudah menindaklanjuti informasi yang sebelumnya disampaikan oleh Kepala Desa (Kades) setempat.

“Tadi ada informasi dari kepala desa, bahwa ada laporan dari santriwati disalah satu pondok pesantren. Ada kejadian dugaan pelecehan beberapa waktu lalu yang dilakukan oleh oknum pengurus ponpes. Dengan kejadian tersebut, petugas dari Satreskrim melakukan interogasi, dan dugaan pelaku juga sudah diamankan. Yang lain juga keluarga kita amankan di tempat keluarganya yang lain. Juga korban juga kita bawa ke Polres Lumajang untuk dimintai keterangan,” kata Kapolres, Kamis (19/5/2022) malam.

Kapolres menuturkan jika pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, guna memastikan apa yang terjadi. Apakah benar seperti yang diadukan oleh kades.

Sementara bagi masyarakat, Kapolres meminta agar mempercayai proses yang sudah ditangani kepolisian. “Untuk masyarakat, karena ini sudah ditangani oleh pihak yang berwajib, percayakan pada kami untuk proses selanjutnya. Masyarakat tidak perlu datang berbondong-bondong kesini ( ponpes -red ) karena ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian,” imbuhhya.

Hingga berita ini dinaikkan, malam ini. Pantauan media ini, petugas bersama tokoh masyarakat melaksanakan giat pengamanan, menghindari kemungkinan – kemungkinan.

(her/Din/Ima)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.