V I S I T U T A M A

Bojonegoro (ViSIT.co.id)–External Affair Manager ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL), Dave A. Seta, mengatakan, jumlah cadangan minyak dan gas bumi (Migas) hingga Agustus 2018 yang sudah dieksploitasi dan diproduksi kurang lebih sebesar 263 juta barel.

Sedangkan reservoir atau cadangan migas di lapangan Banyu Urip, Blok Cepu sebesar 729 juta barel. Cadangan migas yang dinilai cukup besar itu diproduksi menggunakan 45 sumur. Dengan rincian, 30 sumur produksi dan 5 sumur injeksi.

“Per Agustus 2018 sudah diproduksi sebesar 263 juta barel. Dan sekarang masa produksi puncak kedua dengan tingkat lifting sebesar 210 ribu barel per hari,” ujarnya, Senin (12/11/2018).

Tidak bisa diprediksi jumlah cadangan tersebut mampu dieksploitasi sampai kapan. Sebab, lanjut dia, karena ada kemungkinan temuan ceruk cadangan migas baru dan kontrak yang ditentukan manajemen.

Sementara itu, mesin produksi yang digunakan EMCL saat ini per hari berkapasitas 220 ribu barel. Hal itu sesuai Amdal yang sudah ditetapkan dan disetujui pemerintah pada awal tahun 2018.

“Yang jelas kita mengedepankan efektivitas dan efisiensi serta tak serta merta kemudian langsung memproduksi dengan volume cukup besar,” tegas Dave. [beritajatim]

REKOMENDASI:  Citibank gelar ajang penghargaan bagi pelaku UKM di Bandung
STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here