V I S I T U T A M A

Sekitar pukul 09.30 wib PLN di Desa Ketawang Karay, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, Madura kembali padam tanpa pemberitahuan dari pihak petugas.

“Sering padam Mas. Kami jualan es pakai kulkas. Kalau begini terus saya bisa mencari nafkah,” ujar Fath warga setempat, Jum’at 9 November 2018.

Sementara merujuk artikel hukum yang dilansir visit.co.id dari laman situs hukum online berjudul: “Langkah Hukum yang Bisa Ditempuh Bila Listrik Padam Karena Kelalaian Operator,” Ketua Umum Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengemukakan UU Nomor 30 Tahun 2009tentang Ketenagalistrikan mengatur pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero menerima kompensasi jika ada pemadaman listrik diakibatkan kesalahan atau kelalaian pengoperasian oleh pemegang izin usaha pelayanan tenaga listrik.

 

“Hak-hak pelanggan PLN itu diatur jelas dalam UU Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, yang salah satu hak konsumen adalah berhak mendapatkan ganti rugi jika ada pemadaman listrik. Ini yang masyarakat dan pelanggan pada umumnya kurang mengetahui hak-haknya,” kata Tulus seperti dikutip Antara dalam diskusi media briefing di Denpasar, Rabu (31/1).

 

Di Australia, lanjut Tulus, pemadaman listrik setengah hari berturut-turut maka konsumen dibebaskan tagihan listrik selama satu bulan. Di Jepang, menteri energinya menundukan kepala selama 20 menit sebagai permintaan maaf kepada rakyat karena ada pemadaman selama 20 menit.

 
(hol/red/fer)

REKOMENDASI:  Pemkab Tak Serius Kembangkan Desa Wisata
STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here