V I S I T U T A M A

Jurnalis:Devinda Eka Putri

VISIT. Diusia 24 tahun Dewi Permata yang juga sosok dibalik berdirinya brand Kiciks Muslimah berhasil melihat peluang bisnis, dan kini memiliki omset hingga miliaran rupiah. Bukan itu saja, ia berhasil menyabet penghargaan bergengsi yaitu Wirausaha Muda Berprestasi Nasional 2018 dari Kemenpora pada peringatan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober lalu. Memiliki brand busana muslim terlaris Dewi berhasil memiliki sekitar 300 distributor dalam waktu 4 tahun yang menjual dress, khimar instan, dan berbagai hijab dan busana dengan ukuran syar’i menlainnya.

Yang lebih membanggakan, ia memiliki distributor yang tersebar hingga ke Jepang, Malaysia, Taiwan, hingga Hongkong. Usaha ini dimulai sejak ia duduk dibangku kuliah bersama sang suami Rosy Andreas lebih tepatnya April 2014 lalu. Saat itu Dewi sedang kuliah di Universitas Padjajaran jurusan Ilmu Komunikasi sedangkan suaminya di Institut Teknologi Bandung jurusan Pertambangan.

“Saya memulainya dari nol. Dengan sistem PO, kalau ada yang pesan baru saya bikin. ALhamdulillah terus berkembang sampai sekarang,” ungkap Dewi kepada Wolipop. Membuat brand baru bersama sang suami tentu tak luput dari tantangan, sang suami mantap meninggalkan tawaran kerja di pertambangan untuk mengembangakan bisnis hijab ini bersama istrinya.

Namun hasil manis didapat oleh pasangan ini, bisnisnya berkembang pesat, bukan hanya omset besar tapi juga berhasil memberdayakan muslimah lainnya yang kini menjadi distributornya.

Dewi mengungkapkan kunci sukses dari keberhasilannya hanya dua “pertama, just do it, kedua adalah Marketing Langit maksudnya yaitu doa, zakat dan sedekah yang diperkuat”. Kunci lain untuk mendapatkan pelanggan loyal adalah dengan menjaga kualitas produk, Menurut wanita asal Padang ini, kekuatan terbesar dari pemasarannya adalah promosi mulut ke mulut. pembeli yang puas dengan produknya akan mempromosikan kepada teman, keluarga, atau orang lainnya.

REKOMENDASI:  5 Distinasi Wisata Ini Akan "Kuras" APBN 2018

Salah satu hal unik dari pemasaran bran ini adalah personal branding sang founder yang sangat kuat. Pelanggan selalu menyukai busana yang dipakai oleh Dewi sehari-hari, dibandingkan saat dipakai oleh selebritis. “Bentuk tubuhku kan mewakili ibu-ibu, nggak langsing. Nah, pelanggan lebih suka baju yang aku pakai ketimbang kalau dipakai artis. Mungkin ya karena aku kaya ibu-ibu kebanyakan, jadi mewakili mereka”, ucapnya.

Menurut keterangan Dewi endorse artis memang masih dilakukan, tapi tujuannya untuk menarik pasar baru. Para pelanggan Kiciks Muslimah justru lebih tertarik dengan produk yang dipakai oleh orang yang mewakili postur tubuhnya. Sebuah ide manarik untuk anda yang berminat memulai bisnis busana muslim di Indonesia.

(vebma)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here