Antisipasi Keteter Urin, RSUD Sumenep Gelar Pelatihan CAUTI

0
73 views
V I S I T U T A M A

Sumenep, (Visit.co.id)- Baru-baru ini dunia medis dunia seperti Amerika dan Eropa dikejutkan dengan munculnya prevalensi pasien infeksi saluran kemih (ISK) dengan menggunakan kateter urin yang mencapai 1000 kejadian per hari. Kejadian ISK ini,berdasarkab data menurut data NHSN (National Healthcare Safety Network) , merupakan yang tertinggi pada beberapa rumah sakit di Amerika yang angkanya mencapai 11%, sedangkan di Eropa bahkan lebih tinggi mencapai 42%. 

CAUTI merupakan salah satu dari infeksi nosokomial yang terjadi di rumah sakit akibat penggunaan kateter urin.

“Pelatihan ini dimaksudkan agar pengurus IPCLN dan perawat ruangan rawat inap memahami berbagai hal berkenaan dengan CAUTI. Baik cara mencegah hingga pencatatan dalam pelaporannya,”demikian dr. Fitril Akbar, Direktur RSUD HM anwar Sumenep kepada Visit.co.id l, Selasa 13 Agustus 2018.

Dijelaskan Fitril, elatihan CAUTI diadakan langsung oleh Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Kabupaten Sumenep, Selasa (31/2018),pekan lalu,yang melibatkan pebgurus IPCLB dan perwakilan perawat diruang rawat inap RAUDMA. CAUTI sendiri singkatan dari  Catheter Associated Urinary Tract Infection,”imbuhnya menerangkan.

Pelatihan yang dlakukan oleh Komite PPI RSUDMA ini, lanjut dr Fitril, seabagi upaya antsipatif terjadinya angka kejadian ISK yang disebabkan oleh penggunaan kateter urin bisa dicegah semaksimal mungkin.

“Atau setidak-tidaknya bisa ditekan. karena masalah ini sudah diamanatkan dalam Permenkes Nomor 27 Tahun 2017,” timpalnya lagi.

Pemahaman Permenkes Nomor 27 Tahun 2017 itu, Tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan, Permenkes Nomor 45 tahun 2014 Tentang Penyelenggaraan Surveilans, serta Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 129 tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal.

“Saya berikan apresiasi kepada Komite PPI karena sudah sangat tepat mengadakan pelatihan CAUTI agar anggota PPI, khususnya pengurus IPCLN serta perawat bisa mempelajari, serta mampu menerapkannya sesuai lingkup kerja dan tanggungjawab masing-masing,” tegas dr. Fitril.

dr. Fitril Akbar, Direktur rsud H. Moh. Anwar Sumenep

dr. Fitril juga berharap pelatihan yang diadakan di Ruang Pertemuan Graha Bhakti Husada dapat mencegah CAUTI.

REKOMENDASI:  Miliki 4 Dokter Spesialis Baru,Begini Tanggapan Direktur RSUD Sumenep

“Sekaligus mengetahui tatacara pemasangan dan perawatan pasien dengan kateter, termasuk pencatatan pelaporan pasien dengan pemasangan kateter dan CAUTI,”pungkasnya.

Untuk diketahui, pemateri dalam kegiatan tersebut, melibatkan dokter profesional yang sudah sangat berpengalaman,yakni dr Arya Rasi Putranto, Sp.B

(fer/rsd/adv)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here