Waspada, Perangkat Android Terinfeksi Malware Spyware Canggih Buatan Italia ‘Skygofree’!

0
32 views
Virus attack concept. Control panel with red light and warning. Conceptual image symbol of computer infection.
V I S I T U T A M A

Visit.co.id– Belakangan ini perangkat android terus saja disusupi Malware. Sebelumnya telah ditemukan Malware Adult Swine yang menyusup di dalam 60 aplikasi game yang diperuntukkan untuk anak-anak. Dan kini belum berhenti perbincangan mengenai Adult Swine, kembali ada Malware yang mengincar perangkat mobile.

Belum lama ini ditemukan ada virus jenis mata-mata atau spyware bernama Skygofree yang disebut memiliki kemampuan spionase tercanggih. Seperti yang telah diwartakan oleh Tech Radar, kabarnya Malware ini tak hanya merekam video namun juga mengintip pesan teks dan juga mencuri data dari perangkat memori.

Skygofree ini juga mampu menjalankan mikrofon untuk merekam suara sekitar secara diam-diam ketika korbanya berada dilokasi tertentu. Dalam sebuah laporan yang telah dipublikasikan pada awal pekan ini dalam situs resminya, Firma sekuriti Kaspersky menyebutkan bahwa sejumlah kemampuan mata-mata milik Skygofree ini belum pernah ditemukan di malware lain sebelumnya.

Kemampuan canggih yang lain dari Skygofree ini termasuk mencuri pesan termasuk di WhatsApp dan memanfaatkan celah alias bug di android Accessibility Service. Namun diduga Skygofree ini adalah buatan dari sebuah perusahaan teknologi asal Italia yang memang menjual aneka macam peralatan mata-mata.

Lantas mengapa kecurgiaan Spygofree ini tertuju pada perusahaan teknologi asal Italia?

Hal ini lantaran Kaspersky telah menemukan kelemahan dari program jahat ini. kode Skygofree misalnya yang mengandung jejak domain bernama h3g.co. dari sinilah muncul banyak dugaan bahwa Malware ini bikinan oleh sebuah perusahaan teknologi asal Italia selaku empunya yang memiliki domain.

Malware ini prtama kali dibuat pada tahun 2014, Skygofree ini terus dkembangkan hingga mencapai kemampuan yang saat ini. Spyware ini memgandalkan lima exploitber beda untuk mendapatkan root access sehingga mampu melewati pengamanan Android.

REKOMENDASI:  Pejabat dan Staf Ditjen PKH Mengikuti Workshop Optimalisasi Multimedia

Kapsersky juga mengimbuhkan bahwa Skygofee ini disebarkan melalui laman lading page situs berbahaya yang dirancang mirip dengan webpage operator seluler terkenal seperti Vodafone. Perlu diketahui, kecolongan bukanlah hal baru bagi Google, karena belum lama ini 36 aplikasi keamanan pun juga disusupi malware, yang diam-diam digunakan untuk mengumpulkan data pengguna dari perangkat mereka.

Tidak hanya mencuri data pengguna, aplikasi tersebut juga digunakan untuk menyebarkan intrusive ads di perangkat.

Aplikasi itu kemudian dihapus oleh Google sekitar sebulan lalu. Sayangnya, tidak diketahui seberapa banyak aplikasi-aplikasi tersebut sudah diunduh oleh pengguna sejak keberadaannya di toko aplikasi Android tersebut.

(Smeaker)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here