Resolusi Akhir tahun 2017 untuk Indonesia Emas 2045

0
86 views
Paling Kanan: La Mema Parandy/Visit.co.id
V I S I T U T A M A

Oleh: La Mema Parandy,ST.,MM.
Founder / Direktur Eksekutif Generasi Muda Indonesia Emas (GMIE) Foundation
Ketua I (OKK) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) BPC Kab. Pacitan,Jawa Timur.

Menyikapi dinamikan dari tahun ke tahun yang selanjutnya pada tahun 2017 ini pasca reformasi berjalan 22 tahun silam adalah sebuah tantangan bagi bangsa dan negara kedepannya.

Sebagai resolusi generasi muda bangsa sebagai estafet pemimpin masa depan, maka sangat perlu menyusun road map masa depan terbaik menuju Indonesia Emas 2045, diantarannya:

1. Sumber Daya Manusia ( SDM) dan Pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA), yaitu mencakup Laut, Darat dan Udara. Dalam semua aspek dan bidang kehidupan harus dikelola dari hulu ke hilir. Kita siapkan generasi muda yang berkualitas dan profesional, sehingga mampu menyadari posisi strategis.

Kemampuan ide dan gagasan didukung infrastruktur produksi (Jasa/Barang) harus bersinergi. Mampu menterjemahkan arah Pembanggunan Nasional, kemudian didukung kaderisasi dan suksesi yang baik seluruh elemen bangsa dan negara. Yang paling penting lagi eksekusi dalam setiap tindakan. Mereka memiliki kejujuran, berani, komitmen dan penuh integritas.

Contohnya, di bidang energi. Hulu produksinya (Barang/Jasa) sejak lampau telah dikuasai oleh negara lain (Perusahaan asing). Bagaimana kedepannya generasi muda menciptakan inovasi dan didukung infrastruktur (man and machine) sehingga muncul pelaku ekonomi berskala nasional (perusahaan nasional). Kemudian hiliriasasi menghasilkan bahan jadi dan produk baru buatan Indonesia. Inilah tujuan utamanya sesuai UUD 1945 dan Pancasila

2.IPOLEKSOSBUDILPENGTEKKUMHANKAM inti Ketahanan Nasional (National Resilence) memiliki dimensi yang lebih kompleks karena menyangkut segala aspek dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang berhubungan dengan keuletan, ketangguhan dan kemampuan untuk mengembangkan dan melangsungkan segala potensi kehidupan, menghadapi segala ancaman dan tantangan, serta mencapai tujuan nasionalnya.

REKOMENDASI:  Pertamina Temukan Cadangan Gas Baru 84 Miliar Kaki Kubik di Pantai Utara Jawa

“Suatu pemerintahan akan berhasil jika mampu menciptakan ketertiban sosial, penegakan hukum, sehingga mampu mewujudkan kemakmuran untuk kesejahteraan rakyat (keadilan hukum dan sosial)”.

Ketahanan Nasional merupakan inti cita-cita sebagai sinergi pola pikir (Road Map) seluruh komponen bangsa, sekaligus workstream acuan untuk bertindak dan bekerja menangkal segala ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan (ATHG), mengembangkan potensi kekuatan bangsa, serta mengkoordinasikan lintas sektor terkait sebagai input bagi pemerintah pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan strategi pembanggunan mencapai tujuan nasionalnya.

Potensi kekuatan nasional yang dimaksud meliputi Aspek Alamiah (Geografis, Penduduk dan sumberdaya alam), serta Aspek Sosial : Ideologi, Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya, Ilmu, Pengetahuan, Teknologi, Hukum, Pertahanan dan Keamanan (IPOLEKSOSBUDILPENGTEKKUMHANKAM). Keseluruhan potensi kekuatan nasional tersebut harus diberikan kepada generasi muda yang produktif sehingga bersinergi mendukung seluruh kebijakan pemerintahan.

Indonesia harus mandiri. Ilmu sendiri, Pengetahuan sendiri, Teknologi sendiri. Mengapa saya masukkan Hukum? Karena kita harus pahami tentang Hukum Internasional, Hukum Laut Internasional, Hukum Kriminal internasional (meliputi money laundry, cyber crime, narkoba, illegal logging, illegal entry, illegal fishing, lintas udara dan laut illegal di wilayah teritorial, dan lain-lain sebagainya).

Ilmu meliputi ilmu murni, ilmu terapan, rekayasa, dan setrusnya. Pengetahuan meliputi umum, dasar, khusus, dan lain sebagainya
Teknologi meliputi yeknologi tepat guna (TTG), teknologi robotik, teknologi penginderaan, militer, khusus. Semua harus terintegrasi. Itu keharusan semua komponen bangsa.

Permasalahan hari ini, sebagai yang harus kita kuatkan adalah:
1. Sudahkah kita menyusun program dan prioritas untuk pemberdayaan potensi yang ada supaya masalah bangsa dan negara Indonesia keluar dari keterpurukan ekonomi dan kesejahteraan, agar Indonesia menjadi mercusuar persaingan dunia (Globalization)?

2. Sudahkan watak, karakter, moralitas dan mentalitas bangsa berada di tatanan yang kokoh, dengan sikap bersih, jujur, amanah dalam mengemban amanat rakyat sebagai tujuan akhir mencapai cita-cita dan tujuan kemerdekaan Indonesia?

REKOMENDASI:  Mantan Menteri M Nuh Terpilih Jadi Ketua Badan Wakaf Indonesia

Sebagai generasi muda, itulah tujuan kita semua. Semoga Allah, Tuhan yang maha Esa menyertai kita semua. Waullahualambissahwab.***

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here