Relawan Peduli Banjir dan Longsor Pacitan H+6 Pasca Banjir dan Longsor

0
39 views
V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID–Menjelang penutupan tahun 2017, duka yang mendalam menimpah Kabupaten Pacitan pada hari Selasa tanggal 28 November 2017.

Banjir dan longsor sekaligus ini adalah bencana terbesar sepanjang sejarah di Pacitan. Jumlah pengungsi yang tercatat hingga kini sebanyak 2.050 orang.

Korban jiwa dalam bencana ini sebanyak 25 orang. Yang ditemukan meninggal dunia 20 orang dan belum ditemukan 5 orang (Sabtu/02 Desember 2017).

Bantuan Pemerintah Pusat 1,3 Trilyun dan Bantuan dari berbagai Lembaga Donor, Pemerintah Daerah Kabupaten Kota lainya, NGO, Organisasi Keagamaan, Organisasi Pemuda, dan Komunitas dari para perantau, serta pengusaha ikut bersama-sama memberikan bantuan. Terlihat sejak hari ke-dua silih berganti mobil angkutan membawa pasokan kebutuhan bantuan bagi korban.

Untuk persediaan makanan, dapur umum terpusat di Kelurahan Pacitan oleh Dinas Sosial diperkuat bantuan warga dan Denbekang Korem Madiun.

Sementara itu, untuk pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan setempat membuka 34 titik pelayanan kesehatan dengan 30 dokter, 150 perawat, 100 bidan dari Kabupaten Pacitan, dan bantuan lainnya. PDAM menyediakan air bersih sebanyak 2 tangki dan distribusi sesuai permintaan ke desa lokasi – lokasi terdampak.

Kini memasuki hari ke-Enam /H+6 (Minggu/03 Desember 2017) pasca banjir dan longsor, berbagai situasi muncul menimbulkan berbagai permasalahan seperti; kelumpuhan ekonomi, kerusakan lingkungan dan juga menimbulkan berbagai penyakit. Kita perlu mewaspadai terjadinya penyebaran penyakit menular yang penyebarannya dari makanan dan minuman, bisa juga melalui nyamuk atau tikus.

Penyakit menular Water Borne Disease (penyakit yang terbawa air) seperti, Diare, Demam, Tipus, Kolera, Disentri, Leptospirosis, dan penyakit pernapaan akibat udara yang bercampur debu. Penyakit Demam berdarah juga bisa terjadi akibat kontaminasi fasilitas air minum, untuk itu penyediaan air bersih smenjadi prioritas utama.

Relawan Peduli Banjir dan Longsor Pacitan yaitu; KADIN Pacitan, HIPMI BPC Pacitan, Pemuda Pancasila, KTOI Chapter Pacitan, PTC, TRACTOR, Satu Hati Peduli sejak hari pertama langsung membuka posko dan dapur Umum.

REKOMENDASI:  BSMI,PII Sumenep Galang Dana Untuk Korban Banjir Pacitan

Hari ke enam ini kami langsung bergerak cepat ungkap Anugerah Sarjana Ketua HIPMI BPC Pacitan. Kami juga mendapat bantuan Personil TNI ( Koramil dan Kodim Sudimoro ) berjumlah 100 personil. Untuk titik pembersihan di Lokasi Sekolah Dasar (SD) Ploso 2 Pacitan.

Untuk tim dari Keluarga Besar PSHT Sudimoro Kab. Pacitan 250 Personil langsung bergerak membersihkan jalan-jalan lingkungan Dusun di Desa Ploso. Sementara untuk pendistribusian bantuan per lokasi desa Jangkauan yaitu di Teleng, Ploso, Kembang, dan Kebonagung berupa; Makan Langsung saji, Beras, Minyak Goreng, Mie Instand, Susu Bayi, Sabun Mandi, sabung Cuci, Obat-obatan, Baju Layak Pakai anak, Wanita dan Laki-laki dewasa.

Yang paling penting kedepannya menjelan H+7 itu bantuan seperti Susu Bayi, Pampers, Alat Tulis dan Buku Tulis, Sepatu, Tas Sekolah, Seragam ini untuk anak-anak kita. Mereka harus diperhatikan.

“Semoga kita semua ikhlas dan terus bangkit bersama mengembalikan pacitan seperti sedia kala,”demikian La Mema Parandy untuk Visit.co.id,Minggu 3 Desember 2017.

(Ferry Arbania)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here