Kasus Riyani Diduga Menyimpang dari Prosedur

0
47 views
V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID – Riyani (19) warga Kampung Penawar Kecamatan Gedung Aji Tulang Bawang dilaporkan ke Polsek Gedung Aji dengan pasal 351 oleh Dian Nita Sari. Kejadiannya sudah delapan bulan yang lalu, hanya permasalahan sepele yang tidak menyebabkan terganggunya aktifitas Dian Nita Sari warga Gedung Aji Lama.

Bukan luka berat seperti hasil visum yang dilakukan oleh dokter Antoni Puskesmas Paduan Rajawali Meraksasa Aji. Dian hanya mengalami gores dan memar ringan.
Saat ini Riyani ditahan di rumah tahanan Menggala (rutan) dalam posisi hamil enam bulan.”Miris sekali,” ujar kuasa hukum Riyani.

Lima kuasa hukum Riyani dari yayasan lembaga bantuan hukum 1980 Bandar Lampung diantaranya, Muhammad Nasrullah SH, MH., Septa Wandra SH., Gunawan, SH, Ok amEt Ripanding,SH., Donal Andrias, SH di gedung pengadilan negeri Menggala 23/11/2017 menjelaskan bahwa kasus kliennya sebenarnya dalam fakta umum riil peristiwa itu tidak ada.

kalau masalah keributan itu memang ada yang dilakukan oleh klien kami. tapi kami tidak habis pikir, sebenarnya ini masuk ke 352 urusan sepele jadi urusan besar dan panjang, kenapa jadi 351,” ujar kuasa hukum Riyani Muhammad Nasrulloh, SH, MH di dampingi empat rekannya mengatakan, akan menelusuri dan menindak lanjuti serta melaporkan proses penyidikan kliennya oleh Polsek Gedung Aji, karena sudah menyimpang dari prosedur.

“Kami akan laporkan proses penyidikan klien kami ke Polres dan Polda,” ujarnya di Pengadilan Negeri Menggala kelas dua.
Ketika dikonfirmasi secara terpisah, mengenai apakah JPU Yudha memerintahkan staf nya untuk menelpon keluarga Riyani agar datang ke kejaksaan Menggala untuk melakukan mediasi atau berdamai, Yudha membantahnya.

Yudha mengatakan polisi datang menyerahkan berkas tahap dua kepada kami Kamis lalu, katanya sambil meninggalkan ruangannya.
Staf Kasi Pidum Kejaksaan Menggala (Asep) mengatakan. “Saya hanya disuruh pak Yudha atau akrab disapa Debby untuk menelpon keluarga Riyani, lalu saya telpon kakaknya (Aptori). “Keluarga Riyani disuruh bang Debby ke kejaksaan bawa adik kamu mau damai atau mediasi. Ternyata bukan mediasi malah ditahan,” jelas Asep.

REKOMENDASI:  KPK Cegah 2 Kadis Pemprov Jawa Timur

Aptori kakak kandung Riyani sekaligus anggota LSM Komite Pemantauan Pelaksanaan Pembangunan menjelaskan, “Saya ditelpon Asep staf kasi datun, bawa adik kamu ke kejaksaan kalian mau damai, sampai di kejaksaan adik saya langsung ditahan, sampai sidang pertama selesai Kamis kemarun, tidak ada surat dari mana pun bahwa adik saya ditahan.”
Menurut kuasa hukum Riyani, kalau kita bicara pasal seharusnya klien kami bisa status tahanan luar, paling gak ya gak di tahan begini lah. Mereka pun akan melakukan upaya putus bebas kliennya. “Kami mohon pengadilan negrri kelas dua Menggala ini untuk memprioritaskan hukum yang jelas,” tutupnya.

(Samsudin/Nusantaranews)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here