Judicial Review terhadap UU Pers No. 40 Thn. 1999

0
38 views

Independensi Pers saat ini perlu di pertanyakan.

Pekerja Profesi bekerja karena Porsi Profesinya dan di hargai juga secara Profesional, bukan dihargai dgn Hibah atau Dana Bantuan yg menjadi Hak Pekerja di bawahnya.

Profesi dalam arti Pekerja yg pada Bidang Pekerjaannya membutuhkan Intelektualitas secara KePakaran dan KeCendekiawan.

Kalau Profesi Kewartawan dapat di hargai dengan Hibah dan Bantuan2 Dana utk Anggarannya dll.

Sehingga Independensi Pers yang ada sekarang mungkin patut dipertanyakan.

Sesuai Undang-Undang Tentang Pers Thn. 1999

BAB V
DEWAN PERS

Pasal 15

7)Sumber pembiayaan Dewan Pers berasal dari :

a.organisasi pers;
b.perusahaan pers;
c.bantuan dari negara dan bantuan lain yang tidak mengikat.

Sekalian aja Minta Santunan…..?

Dan sumber2 pembiyayaan pada UU Ttg. Pers Thn. 1999 berpotensi akan penyimpangan dan tidak dapat di Audit.

Pekerjaan Profesi sangat di butuhkan Oleh Negara sehingga apabilah Negara Membutuhkan atau menggunakan Jasa2nya sesuai UU dan Perpu yg ada maka Negara juga harusnya menghargai Profesi tersebut.

Untuk itu, Aganggaran Pembiyayaan Pers Idealnya bersumber dari Pembendaraan Negara.

Mengingat Pers diakui sebagai Lembaga dan Pilar ke-4 Bangsa.

Sumber Artikel

REKOMENDASI:  Lagi #Sange, Malah Populer di Twitter
STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here