V I S I T U T A M A

Reporter: Safraji Elmaduri/Red.Ferry Arbania

VISIT.CO.ID–Terkait dengan lolosnya PASUTRI (Pasangan Suami Istri) sebagai PPS (Panitia Pemungutan Suara) pada pemilihan gubernur dan Wakil Gubernur 2018.

atas temuan tersebut Panwas Kab. Sumenep menanggapi serius dan sudah melayangkan surat secara resmi ke KPU Sumenep pada tanggal 15 Nopember 2017 lalu.

Hosnan Hermawan ketua komesioner Panwas Sumenep saat di konfirmasi fia telepon mengatakan sudah melayangkan surat kepihak KPU Sumenep.

“Kami sudah melayangkan surat rekomendasi atas temuan PASUTRI itu ke KPU”, ungkap Hosnan Hermawan diruang kerjanya, Jumat 17 Nopember 2017.

Sayangnya, Hosnan tidak merinci lebih detail terkait point apa saja yang audah sirekomendasikan ke pihak KPU kab.

” ya rekemondasi surat”,timpal pria asal Kecamatan Giligenting ini sekenanya dan terkesan asal jawab.

Kendati demikian, Panwaskab mengaku memasrahkan persoalan tersebut ke pihak Komesioner KPU untuk mengambil sikap.

“Selebihnya kita pasrahkan ke Komisioner KPU, apakah (Pasutri) itu di berhentikan atau bagaimana, terserah KPU,”timpalnya menerangkan.

Sedangkan untuk upaya pengawasan dan pencegahan yang di lakukan oleh Panwas Kabupaten Sumenep, pihaknya mengaku, secara institusi tidak pernah melakukan.

“Untuk (pengawasan) perekrutan PPK dan PPS,secara kelembagaan kami masih belum melakukannya”, timpal Wahyu Pribadi, Divisi pengawasan dan pencegahan Panwas kab. Sumenep saat di konfirmasi Visit.co.id via telepon genggamnya, Jumat,( 17/11/2017)

Wahyu mengakui, pihaknya hanya melakukan upaya pencegahan melalui pembekalan ke seluruh Panwascam. (saf/fer)

REKOMENDASI:  Dana Desa Kerap Bermasalah, Kejari Jemput Bola
STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here