Polisi Olah TKP Penggerebegan Pasangan Mesum

0
99 views
V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID– Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif S.Ik tengah menindak lanjuti perkembangan pasca penggerebekan pasangan yang diduga berbuat mesum di Cikupa pada Jum’at (10/11/2017) lalu, sekira pukul 23.30 WIB. Dari hasil Visum terhadap keduanya terdapat luka-luka lebam bekas penganiayaan

“mereka sangat trauma dengan kejadian ini, mereka menyampaikan terimakasih kepada pihak Kepolisian yang menangani permasalahan ini.” Ungkap AKBP Sabilul Alif S.Ik di TKP Kontrakan milik Helmi, Kp. Kadu Rt. 07/03 Kel. Sukamulya Kec. Cikupa Kab Tangerang. Selasa (14/11/2017) sekira pukul 13.10 WIB.

Menurut pengakuan yang bersangkutan, keduanya tidak berbuat mesum, karena dalam waktu dekat ini mereka mau menikah. “Untuk motif lain masih belum ditemukan,” Ujarnya.

Dikatakan AKBP Sabilul, hal ini menjadi pembelajaran hukum, karena wanita yang berasal dari daerah Sumatera ini hidup sebatang kara di daerah cikupa, tidak ada sanak saudara di tangerang, bahkan yang bersangkutan merupakan Yatim Piatu.

“Tersangka penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan saat ini yang diamankan berjumlah 6 orang, mereka dikenai pasal 170, 335 ancaman mak 5 tahun,” Jelas AKBP Sabilul kepada awak Media.

Masih kata AKBP Sabilul, Kejadian ini merupakan Pembelajaran hukum untuk kita bersama, sedangkan dari ke 6 tersangka telah membenarkan apa yang terjadi tersebut.

Lebih jauh AKBP Sabilul mengungkapkan, penyebar video yang di unggah di Medsos ada 4 akun yang langsung di tutup, ada beberapa akun lain yang sedang dalam pengembangan kepolisian. “Dari ke enam tersangka akan dilakukan pengembangan, siapa yang pertama menyebarkan video.” Ucapnya.

Adapun ke enam pelaku yang diamankan oleh pihak Polresta Tangerang diataranya, Gunawan (36), Toto Komarudin (44), Endang Anom (32), Iis Suparlan (28), Nuryadi (33), dan Anwar Jabrig (30).

REKOMENDASI:  Polri bantah hentikan penyidikan kasus Viktor Laiskodat

SedangkanKorban saat ini sudah di rumah aman dibawah pengawasan Polresta Tangerang, “Fokus ini penganiayaan, masalah yang bersangkutan melakukan mesum ataupun tidak sedang kita dalami.” Pungkasnya.

(pos/news/***)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here