Tahlil malam ke-2 Sekaligus Pembacaan Puisi Untuk Pemkot Surabaya

0
85 views
V I S I T U T A M A

Reporter: Bahudin Mudhar/Visit.co.id

VISIT.CO.ID-Tahlil malam ke-2 dan Pembacaan Puisi- di Masjid As-Shakinah-Balai Pemuda-Surabaya.

Senin ( 6/11/2017 ), Pukul 19.00 Pelataran Masjid Assakinah Balai Pemuda Surabaya terasa lebih ramai dari hari sebelumnya. Puluhan orang terdiri anak anak, perempuan dan orang dewasa secara khusyuk mengikuti jalannya acara.

Pada hari ke 2 pembacaan tahlil diwarnai dengan aksi baca puisi dan nyanyian nyanyian perjuangan. Tampak hadir malam itu Syrikit Syah seniman dan penulis senior Surabaya, Yudith deklamator handal dan beberapa seniman lain yang datang bersama anak anaknya dan keluarganya serta anak anak muda pegiat musik punk SID.

Yudith membacakan puisinya yang memberi pesan gersangnya jiwa pemimpin kota ditengah gemerlap pembangunan yang tak berjiwa. Sehingga pembangunan tak pelak lagi menyasar bangunan bangunan yang sejatinya menjadikan raga dannjiwa warga kota menjadi peka. Penggusuran Masjid Assakinah dan Gedung DKS adalah contoh keserakahan pembangunan kota ini.

Luhur yang juga sekjed DKS malam itu juga menmbacakaj puisinya yang menggambarkan bebalnya pemimpin kota yang hanya mengejar pencitraan dan pembangunan artifisial. Sehingga sudah selayaknya warga kota berjibaku mengoreksi pemimpinnya.

Selain pembacaan puisi, juga dilakukan nyanyian nyanyian membakar semangat perlwanan. Wawan menyerukan gerakan perlawanan dengan menyanyikan lagu ” Bongkar ” yang biasa dinyanyikan oleh Iwan Fals.

Setelah itu rangkaian acara dilanjukan dengan melakukan tahlil bersama yang dipimpin oleh Ust Guntur yang intinya pembacaan tahlil dan doa agar pemimpin kota ini menyadari perbuatannya yang dzolim, menghancurkan masjid tanpa ada pembangunan masjid pengganti yang disiapkan.

Wawan Kemplo menyampaikan bahwa tahlil ini akan dilakukan selama 7 hari berturut turut. ” Tahlil ini akan kami lakukan selama 7 hari, dan besok adalah hari ke 3. Kami juga mengundang seluruh warga untuk tahlil bersama kami “, Ujar Wawan.

REKOMENDASI:  Soal Jembatan Suramadu, SBY Tak Mau Diadu dengan Jokowi dan Megawati

“Tujuan dari Acara tahlilan ini adalah ubtuk medoakan agar Hati Pamaruntah Kota( wali Kota Surabaya) dan DPRD Kota Surabaya yang mati itu segera dihidupan kembali oleh Allah Swt”,Ujar wawan Komplo.

(rud/tim)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here