Ini Alasan Kejati Tahan Sitrul Direktur PT WUS Sumenep

0
67 views
V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID– Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menahan mantan Direktur Utama PT Wira Usaha Sumekar (WUS), Sitrul Arsyih Musa’ie ke Rutan Medaeng, Jumat (13/10).

Penahanan Dirut BUMD Kabupaten Sumenep periode 2011-2015 ini terkait dugaan korupsi pengelolaan migas di wilayah Kabupaten Sumenep, dan Madura.

Sebelum menjalani proses penahanan, Sitrul menjalani pemeriksaa oleh Penyidik Pidsus Kejati Jatim. Setelah dirasa cukup bukti, penyidik Pidsus menetapkan Sitrul sebagai tersangka dugaan korupsi pengelolaan migas di Kabupaten Sumenep, Madura. Selanjutnya Sitrul ditahan di Rutan Klas I Surabaya di Medang, Sidoarjo.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jatim, Richard Marpaung menjelaskan, tersangka mendapat participacing interest (PI) 10% sebagai bagian hasil pengelolaan migas di wilayah Kabupaten Sumenep dari PT Santos Madura Offahore yg mengelola migas di wilayah Kabupaten Sumenep.

Dalam rangka menerima participasing interest sebesar 10%, tersangka Sitrul membuka kantor perwakilan di Jakarta.

“Saat itu juga tersangka membuka rekening Bank Mandiri bentuk rupiah dan dollar. Rekening tersebut digunakan untuk menampung participasing interest sebesar 10 persen, itupun tanpa sepengetahuan Pemkab Sumenep,” kata Richard Marpaung, Jumat (13/10).

Sitrul Arsih, Mantan Dirut PT Wus Sumenep,/Istimewa.

Uang yang masuk ke rekening tersangka, lanjut Richard, sebesar USD 773.702, 84 dari PI 10% tersebut. “Namun tersangka hanya menggunakan sebesar Rp 3,9 miliar,” jelas Richard.

Atas perbuatan tersangka, negara mengalami kerugian sebesar Rp 3,9 miliar. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannua, tersangka didakwa Pasal 2 subsider Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman pidana diatas lima tahun penjara.

[bed/hbc]

REKOMENDASI:  Enam Warga Sumenep Diamankan Polisi
STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here