Hasil Retrebusi Pasar Hewan Tekor, Disperindag Sumenep Pojokkan Pedagang

0
83 views
V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID– perolehan retribusi pasar hewan lenteng, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Disprindag setempat akhirnya angkat bicara.

Kabid Perdagangan Disperindag Sumenep Sukaris, mengatakan jika minimnya pendapatan retribusi dari pasar hewan Lenteng itu, dikarenakan dihutang para pedagang.

Sehingga hasil pendapatan yang disetor ke PAD, jumlahnya tidak sesuai target.

“Terkadang ada yang ngutang, bahkan bayarnya bukan minggu berikutnya, melainkan masih minggu depannya lagi,” kata Sukaris.

Masih kata Sukaris, selain karena lambatnya pembayaran, pedagang yang ngutang pembayaran retribusi juga tidak taat aturan.

“Kalau sapi yang besar dikenakan Rp7500 per ekor, tapi yang ngutang kadang bayar Rp 6 ribu. Padahal secara aturan, retribusi tidak diperbolehkan dihutang. Tapi kalau kita memaksa, malah mereka kabur dan tidak masuk pasar,” paparnya.

Kendati demikian, pihaknya mewanti-wanti kepada petugas agar setiap pembayaran diberi karcis.

“Awas lo sekarang ada saber pungli. Kalau tidak ada karcis bisa kenak itu. Itu yang selalu kami tekankan,” jelasnya.

Sementara itu Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Kambing Samaudin membenarkan jika ada sebagian pedagang yang ngutang pembayaran retribusi.

“Tapi itu hanya berlaku pada pedagang aktif,” ungkapnya.

Bahkan pihaknya menegaskan jika petugas juga memberi dispensasi pada pedagang aktif dengan cara mengkorting bayaran retribusi bagi pedagang yang membawa barang dagangan lebih dari tiga ekor.

“Bentuk dispensasi disesuaikan dengan jumlah sapi yang dibawa. Kalau bawa 10 ekor kadang dua ekor tidak usah bayar, kalau bawa 3-5 ekor satu tidak bayar,” ungkapnya.

Ditanya soal tudingan pembayaran tidak sesuai aturan, pria asal Kecamatan Ambubten itu membantah keras tudingan itu.

Menurutnya, semua pedagang dipastikan selalu taat aturan, meskipun mereka tidak membaca secara detail aturan yang dibuat oleh Pemerintah Daerah.

REKOMENDASI:  Beri Bunga 36%, Google Blokir Aplikasi Fintech Lending

“Kami jamin kalau nominal pasti sesuai aturan, kalau tidak dikasi karcis ia,” tegasnya.

Sebelumnya, terdapat dugaan retribusi pasar hewan Lenteng dijadikan sebagai ajang bancakan oleh oknum tertentu.

(MMO/FAT)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here