Indonesia Memasuki Era Negeri Silumankah?

0
97 views
Dr. KH. Taufikkurachman Saleh, SH, MH (ke dua dari kiri) bersama kolega.
V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID,SURABAYA–Ini bukan panggung sandiwara, dan ini bukan pula gambaran politik yang serba ” palsu-palsu”.

” Tetapi ini gambaran dan potret sebuah negeri yang masuk fenomena Negara Siluman, dan apakah Indonesia masa kini memasuki era Negeri Silumankah? ”

Adalah Doktor KH. Taufikkurachman Saleh, SH, MH menguraikan bahwa Phantom State yang dimaksud merupakan suatu kondisi riil yang terjadi pada sebuah negara.

” Di mana negara itu tidak lagi memberlakukan sistem berjalan wajar etapi semua berjalan pada tata aturan ketatanegaraan yang seakan benar. Padahal sebenarnya tidak, semua cenderung semu,” lontar Dr. Cak Taufik, panggilan akrab di kalangan akademis dan politisi, saat Dialog Kebangsaan dan Silaturahim bersama Ir. H. Ridwan Hisjam, Selasa Malam (20/6) di Jemursari Surabaya.

Menurut Cak Taufik yang alumnus FH Unair itu, kegagalan reformasi Indonesia disebabkan oleh salah pola kebijakan awal. Reformasi Indonesia yang hampir dua dekade ini sebenarnya dimulai dari peran luar dan bukan dari dalam negeri, seperti RRC dan Jepang.

” Indonesia, segala kebijakan untuk terjadinya teformasi itu hampir seluruhnya disetting dan diatur oleh LSM-LSM Asing agar Indonesia sulit maju dan dihisab terus,” kritik mantan anggota DPR RI.

Cak Doktor Taufik yang tokoh PPP dan PKB di masa Gus Dur ini bahwa Indonesia cenderung gagal dalam melaksanakan manajemen Pemerintahan dan Kenegaraan, karena para elitenya terjebak hedonisme, individual dan pragmatisme sempit.

Maka fakta empirik semua akan berjalan di tempat, dan rakyat semakin masif dilanda kemiskinan lantaran terlanjur salah kaprah reformasi tersebut,” ungkap mantan pengacara ini.

Diberikan contoh, hampir seluruh harga kebutuhan pokok rakyat mahal, dan ini akan trend naik, sementara daya beli rakyat makin lemah.

REKOMENDASI:  Kalau Jokowi Tak Lempar Handuk, Kesehatan Makin Buruk Pemerintah Bisa Ambruk

” Coba simak, why harga sembako di Indonesia termahal dibanding negara di Asia Tenggara ini?,” sodok Cak Taufik yang tesisnya tentang Dunia Moneter dan Perbankan Negara Berkembang.

Lalu apa solusinya?
Indonesia harus bernyali, kata Doktor Taufik, dan harus berani ke luar dari ” kungkungan ” orang asing maupun dari dalam negeri yang serakah dan jahat ini.

” Jika perlu, Indonesia berprilaku predator dengan pihak lain. Artinya, harus berani menang terus tanpa.lelah, seoerti Eropa dan Amerika meski sarana negara Indonesia terbatas. Jika tidak bernyali sebagai predator dengan menang terus tanpa kalah maka Indonesia akan mencatat kemiskinannya sendiri nan panjang. Ya bukalah kembali, catatannya Multatuli.tentang Lebak Banten dan Kemiskinan Rakyatnya,” pungkas Dr. Taufik yang bersahaja, dan ingatlah Phantom State itu.(mas)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here