Inilah Tokoh Berpengaruh Jebolan Gontor

0
53 views
V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID- Gontor saat ini memiliki 20 pesantren yang tersebar di Indonesia; 13 kampus pondok putra dan 7 kampus pondok putri. Pondok Modern Darussalam Gontor yang saat ini berdiri di Jawa, Sumatera dan Sulawesi dengan jumlah guru dan santri sekitar 25.405 orang, serta mengelola Universitas Darussalam Gontor (UNIDA), dengan jumlah mahasiswa sekitar 2.684 orang.

Hingga saat ini 283 pesantren telah terdaftar sebagai Pesantren Alumni Gontor, yaitu pesantren yang dikelola para alumni Gontor, dan beberapa pesantren masih dalam tahap pendataan atau belum mendaftar.

Beeberapa tokoh-tokoh yang pernah menjadi santri Pondok Modern Darussalam Gontor hingga menjadi pentolan tokoh agama atau kiai dan pimpinan di pemerintahan:

KH Hasyim Muzadi

KH Hazim Muzadi (alm)

KH. Ahmad Hasyim Muzadi adalah mantan Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU). Selain itu, Hasyim Muzadi pernah menjadi pengasuh pondok pesantren Al-Hikam, Malang, Jawa Timur. Hasyim lahir di Tuban pada tanggal 8 Agustus 1944 dari pasangan H. Muzadi dengan istrinya Hj. Rumyati

Adnan Pandu Praja

Adnan Pandu Praja/net

Adnan Pandu Praja merupakan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015. Adnan pernah mengeyam pendidikan di Kulliyyatul Mua’allimin Islamiyah, Gontor selama tiga tahun.

Sebelum menjadi salah satu Pimpinan KPK, dia adalah anggota dan SekJen Kompolnas.

Minat Adnan terhadap dunia hukum memang sudah mengakar sejak ia muda, hingga ia memilih untuk kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, yang diselesaikannya pada tahun 1987.

Tak hanya itu, dia melanjutkan untuk mempelajari Spesialisasi Notrait dan Pertahanan di universitas yang sama, hingga ia meraih Sp.N pada tahun 1996. Seolah belum cukup, ia merantau ke negeri seberang, yaitu Australia, untuk meraih gelar Master of Law-nya di University of Technology Sidney Australia dan selesai pada tahun 2003.

REKOMENDASI:  Pimpinan Pondok Gontor Dikriminalisasi, Ustadz Iim: Umat Islam Akan Seperti di Xingjiang

Hidayat Nur Wahid

Hidayat Nur Wahid/net

Dr. Muhammad Hidayat Nur Wahid, MA adalah mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat periode 2009-2009. Ia menggantikan Amien Rais dan kemudian digantikan oleh Taufiq Kiemas. Dalam pemilihan umum, Hidayat menang dua angka dari lawannya, Sucipto yang diusung Koalisi Kebangsaan.

Ia memilih mendalami Islam dalam setiap sekolah yang dipilihnya. Lulus dari SDN Kebondalem Kidon, Pramban, Klanten tahun 1972, ia masuk Pondok Pesantren Wali Songo, Ngabar Ponorogo tahun 1972, kemudian ke Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo lulus tahun 1978.

Abu Bakar Baasyir

Abu Bakar Baasyir/net

Abu Bakar Ba’asyir bin Abu Bakar Daud. Menamatkan studinya di Pondok Modern Darussalam Gontor pada tahun 1959 dan melanjutkan pengembaraan ilmunya ke Universitas Al-Irsyad Solo.

Dia merupakan Ketua Majelis Mujahidin Indonesia atau MMI. Selain itu beliau juga salah satu pendiri dan pimpinan Pondok Pesantren Al-Mu’min Ngruki, Solo, Jawa Tengah.

Lukman Hakim Syaifuddin

Lukman Hakim Syaifuddin/net

Alumni yang satu ini moncer berkarir di pemerintahan. Lukman Hakim Syaifuddin merupakan alumni Pondok Modern Darussalam Gontor tahun 1983. Lukman merupakan Menteri Agama pengganti Suryadharma Ali. Sebelumnya beliau pernah menjadi Wakil Ketua MPR RI periode 2009-2014.

(mdk/net)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here