Mengejutkan, Ini curhatan putri Amien Rais Soal kasus alkes ayahnya

0
75 views
V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID–Kasus aliran dana alat kesehatan terdakwa korupsi mantan menteri kesehatan Siti Fadilah Supari yang diduga masuk ke rekening Amien Rais membuat keluarga mantan ketua MPR itu turut prihatin.

Salah satu putri Amien, Hanum Rais, melalui akun Facebook Hanum Rais mencoba ikut meluruskan kasus yang saat ini tengah membelit ayahnya tersebut.

Dalam curahan hati berjudul “Perisai Lahir Batin Amien Rais” tersebut Hanum menceritakan tentang sikap ayahnya yang dengan gentle menghadapi kasus tersebut.”Amien Rais, memang ayah saya.

Tapi saya mengagumi bagaimana ia menerima suatu hal, yang bagi sebagian orang termasuk saya adalah musibah, tapi karena ia seorang insyaAllah rajulun shalih, ia menerimanya dengan lapang dada bahkan menganggap blessing in disguise, keberkahan yang terselip dalam sebuah ujian. Termasuk tuduhan menerima aliran dana. Ia tdk akan bersembunyi atau malah kabur.

Blessing yg bagaimana? Silahkan nanti wartawan hadir,” tulisnya

Pada bagian lain, Hanum juga menceritakan ikhwal penolakan ayahnya menemui seseorang mantan jenderal ‘yang sering jadi penghubung’.

Amin Rais dan putrinya

Berikut petikannya,Di awal April 2017 lalu:

Seorang Mantan jenderal yang duduk di posisi pemerintahan cukup strategis menemui Bapak.

Ia mengatakan bahwa ia dikirim boss nya yang ingin bertemu Bapak. Ia ditugasi membuat titik temu & tempat. Bapak mengatakan “Monggo dengan senang hati, semua orang dari kalangan manapun saya temui, apalagi orang terhormat seperti bapak bos”.

Namun sang mantan jenderal mengatakan boss ingin bertemu di tempat rahasia, tidak tercium media, karena pembicaraan akan bersifat confidential. Bapak tercenung. Ini sesuatu yang aneh. Mengapa harus rahasia?Singkat cerita Bapak menolak meski sang utusan berdalih: pertemuan penting yang tidak bisa jadi konsumsi publik.

REKOMENDASI:  Pura Luhur Uluwatu Hingga Perbatasan Samudra Hindia

“Maaf, jika ingin bertemu silahkan tapi terbuka, biarkan media melansir, biarkan mereka tahu hasil pembicaraan, toh pasti terbaik untuk bangsa. Jika pertemuan rahasia, saya tahu, saya hanya akan jadi bangkai politik Anda”.

Sang utusan mundur, pamit dalam kekecewaan. Saya mendengar dan melihatnya semua dari balik pintu di Joglo. Oh ini to Bapak Mantan Jenderal yang sering jadi penghubung itu.Sepeninggal sang utusan, saya katakan pada Bapak.

“Pak, beliau bos pasti akan tersinggung dengan jawaban Bapak. Dan it’s just a matter of time, you’ll be singled out. Hanya soal waktu Bapak akan diperkarakan entah bagaimana dan apa caranya.” Bapak mengangguk. Ia sangat paham.

(brl/ins/ist)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here