V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID– Sekjen DPD Front Pembela Islam (FPI) DKI Jakarta, Novel Bamukmin, menyesalkan tindakan persekusi terhadap seorang bocah bernama PMA (15) di Cipinang Melayu, Jakarta Timur.

Menurut dia, FPI sangat dirugikan dengan adanya intimidasi oleh sekelompok orang yang membawa-bawa nama FPI. Dalam kejadian itu belum bisa dipastikan dilakukan oleh anggota FPI.

Untuk itu, baik penegak hukum tidak langsung menuding FPI tanpa adanya penyelidikan dan investigasi.

“Belum bisa dipastikan sebagai anggota FPI. saya tidak tahu saya tidak kenal. Itu Sekelompok orang mengaku saja, menyebut nama FPI,” kata Novel, Kamis (1/6).

Dia menjelaskan, apa yang terjadi di Cipinang Melayu karena adanya aksi menghina ulama dan kemudian ada kelompok orang yang bereaksi.

“Umat Islam manapun akan marah kalau ulamanya dihina. Ulama ujung tombak, penjaga paling depan NKRI, Pancasila,” terang dia.

Sebelumnya, sebuah video aksi persekusi yang dilakukan sekelompok orang dewasa diduga anggota ormas viral di media sosial.

Dalam video itu, seorang remaja tengah dipersekusi setelah menulis status di Facebook yang dinilai menghina pimpinan FPI, Habib Rizieq Shihab.

Video berdurasi sekitar 2 menit 19 detik tersebut, PMA diminta untuk menyebut bahwa Rizieq Shihab tokoh umat Islam bukan hanya FPI.

Terlihat juga di video tersebut, seseorang menampar wajah remaja bertubuh kurus tersebut. Saat ini kasus tersebut tengah ditangani pihak kepolisian.

(Fadlan Syam Butho)

(Soemitro/aKT)

REKOMENDASI:  Tupoksi Dewan Pers Keluar dari UU No. 40 th. 1999
STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here