Pengunjung Objek Wisata Pantai Cemara Prihatin

0
38 views
V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID,LEMBAR – Ramainya pantai cemare ternyata mempunyai dampak yang selama ini kurang diperhatikan, dari ujung selatan sampai ujung utara setiap hari sabtu dan minggu pantai ini selalu ramai di kunjungi oleh masyarakat yang berlibur bersama keluarganya.

Namun ternyata semua perubahan itu di tidak ikuti oleh perubahan lingkungan sekitar, jika beberapa tahun lalu pantai cemare hanya dipenuhi sampah dari alam sekitar namun kini pantai ini sudah banyak dipenuhi sampah dari plastic dan botol kaleng bekas minuman dari pengunjung yang sepertinya tidak terurus dengan baik.

Disadari atau tidak perubahan terhadap lingkungan juga berpengaruh kepada tingkah laku dan pola hidup masyarakat sekitar, apalagi masyarakat yang tinggal di daerah pariwisata, namun perubahan atas nama apapun sebagai makhluk ciptaan tuhan yang paling sempurna dan sebagai makhluk sosial sudah di bebankan tanggung jawab sosial untuk saling mengingatkan.
“Dalam hal ini peran pemerintah sangat diharapkan serta kesadaran masyarakat di uji, apakah perubahan itu mampu mendongkrak kehidupan mereka kearah yang lebih baik atau perubahan itu menjadikan mereka justru menjadi masyarakat yang sibuk mengejar materi dan melupakan tanggung jawab sosialnya,”sebut rahadian.

Ramainya pantai Cemara Lembar akan terlihat di pintu masuk beberapa kawasan wisata pantai di Lobar. Di Pantai Cemara khususnya, arus lalu lintas seolah padat merayap, ketika hari-hari besar seperti idul fitri, lebaran tupat dan hari libur lainya.

“Terlebih ketika berada di jembatan penyebrangan menuju wisata pantai Cemara. Antrean panjang pun tak terelakkan, karena jembatan itu terbuat dari kayu dengan beralaskan papan,”kata pria 27 akrab disapa dian patarete salah sorang pengunjung yang sering kelokasi tersebut.

suharti, salah seorang pedagang ikan yang ditemui di Pantai Cemara mengatakan, jumlah pengunjung rame saat libur tiba.Dibandingkan tahu-tahun sebelumnya hari ini terlihat lumayan sepi.
“mungkin kerena orang lagi puasa, makanya sepi,” sebut suharti kemarin (1/05).

REKOMENDASI:  Kapolres Karawang Sambut Baik Kunjungan Ketum PPWI

Menurutnya banyak kendaraan yang mengantri panjang saat melintasi jembatan penyebrangan, terutama kendaraan roda dua.
“Dengan demikian rame menjelang lebaran nanti, saya khawatir takut roboh, jembatanya, kerena bahanya yang beralaskan papan kayu, sehingga ketika pertama kali berkunjung kesini dikeluhkan pengunjung merasa was-was”terangnya.
Sementara itu, Salah seorang rombongan keluarga besar asal Dompu pun turut meramaikan salah satu objek wisata di Lobar itu saat menjelang sore hari.

,salah seorang warga asal Dompu menuturkan, kunjungannya ke Pantai Cemara memang sudah direncanakan sehari sebelumnya. Selama ini, dirinya hanya melihat keindahan pantai Cemara lewat internet saja.

Hanya saja, sambung dia, di objek wisata pantai Cemara belum sepenuhnya dilengkapi fasilitas penunjang seperti toilet maupun kamar bilas. “Tak hanya itu, jalan menuju lokasi pantai Cemara juga masih jalan tanah. Alhasil, ketika hujan turun jalan tersebut pasti kelihatan becek dan berlumpur dengan melihat kadar tanahnya,” sebut isnaini.

Perlu diketahui, pantai Cemara merupakan salah satu kawasan wisata pantai yang ada di Kecamatan Lembar. Untuk mencapai lokasi itu pun tak terlalu sulit, karena hanya berjarak kurang lebih 20 Km dari Kota Mataram.

Di Pantai Cemara, para pengunjung bisa menikmati deburan ombak, kuliner khas ikan laut, serta bisa menikmati kapal Ferry penyebrangan Lembar-Padangbai dibawah rerimbunan pohon Cemara yang berdiri kokoh di pinggir pantai.
Menurut masinta salah seorang warga dusun cemaremegungkapkan, persoalan kebersihan, adalah tanggung jawab bersama, sebab kami juga butuh bantuan untuk pengadaan tong sampah dan kendaraan pengangkut sampah, jika kami saja yang bertanggung jawab lalu setelah sampahnya terkumpul kami harus bawa kemana.

“memaksimalkan peran memang menjadi tidak mudah jika hanya dilihat dari satu pihak saja sebab, keterlibatan pemerintah adalah sebagi bentuk tanggung jawab yang sudah di bebankan dalam undang undang dalam rangka tercapainya kehidupan sosial yang merata dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,”paparnya.

REKOMENDASI:  Duh, Pahlawan Devisa Asal Situbondo Dipulangkan

Sebagai warga yang sadar akan hal itu maka kita harapkan tejalinnya kerja sama dari semua pihak sebab jika hal ini terjalin dengan baik tugas pemerintah akan menjadi lebih mudah. Dalam beberapa tahun kedepan diperkirakan pantai ini akan menjadi pusat rekreasi keluarga terlebih lagi di selah selatan pantai cemare terdapat situs rekreasi religi berupa makam keramat, ini artinya pantai ini akan menjadi pusat keramaian bagi masyarakat sekitar dan juga bagi masyarakat yang ingin berkunjung kemakam keramat,

’’dulu ketika sarana transportasi hanya menggunakan sampan, pantai cemare tidak seramai seperti sekarang ini, dengan adanya jambatan penyebrangan akses untuk berkunjung menjadi sedikit lebih mudah karena kendaraan sudah bisa keluar masuk untuk mengantar maupun menjemput bagi keluarga yang sudah berkunjung ke pantai cemare maupun ke makam keramat yang terletak di sebelah selatan pantai cemare,”pungkasnya.

Menanggapi hal itu, kadispar lombok barat Ispan Junaidi tidak bisa dihubungi, saat dikonfirmasi lewat telpon. (cr-oim)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here