Kini, Budidaya Rumput Laut Gunakan Teknik Kultur Jaringan

0
89 views
V I S I T U T A M A

VISIT.CO.ID- Rumput laut tetap menjadi komoditas andalan untuk menggenjot produksi perikanan budidaya di Indonesia pada 2017.

Bahkan tahun ini ditarget bisa mencapai produksi hingga 13,4 juta ton atau naik dari target produksi 2016 yang mencapai 11 juta ton. Untuk mewujudkannya, produksi rumput laut akan menerapkan teknik kultur jaringan.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Slamet Soebjakto mengatakan, teknik kultur jaringan sangat baik dikembangkan, karena menuai hasil produksi yang positif.

Rumput laut/Istimewa

Dia bahkan menarget, semua bibit rumput laut yang ada di Indonesia akan diganti dengan bibit rumput laut hasil teknik kultur jaringan.

“Kita ingin ganti semua bibit rumput laut dengan hasil rekayasa teknik kultur jaringan,” ucap dia di JakartaMenurut Slamet, kebutuhan bibit rumput laut berbasis kultur jaringan untuk 2017 mencapai 1,1 juta ton. Sementara, untuk luasan kebun rumput laut pada tahun depat sedikitnya diperkirakan memerlukan 6.000 hektar. Namun, Indonesia pada tahuh depan ketersedian kebun rumput laut kultur jaringan masih seluas 2.000 hektar.

“Itu yang sedang kita carikan solusi. Indonesia masih perlu 4.000-an hektar lahan untuk kebun bibit rumput laut berbasis teknik kultur jaringan. Ini akan kita kerjasamakan saja,” tutur dia.

Slamet menjelaskan, yang dimaksud dengan kerja sama, adalah dengan menggandeng Seameo Biotrop (Southeast Asian Regional Centre for Tropical Biology) untuk penyediaan lahan dan juga bibit rumput laut berbasis kultur jaringan.

Dengan demikian, diharapkan permasalahan keterbatasan lahan dan bibit bisa teratasi segera.

Saat ini, Slamet memaparkan, pihaknya sudah membuat laboratorium untuk mengembangkan rumput laut dengan teknik kulttur jaringan. Laboratorium tersebut lokasinya saat ini ada di enam balai penelitian yang tersebar di sejumlah daerah.

REKOMENDASI:  "Memburu" Celana Dalam Bidan Yang Disita Polisi Saat "Ngamar" Di Hotel Bersama Kasi Pariwisata Sumenep

“Sudah ada hasilnya dan kita ingin semua daerah memakai bibit kultur jaringan ini untuk kebun rumput laut mereka,” ungkap dia.

Ist/net
kop
Secara keseluruhan, Indonesia memiliki 185 kawasan kebun bibit rumput laut.Dari jumlah tersebut, 27 kawasan diantaranya merupakan kawasan pengadaan pusat yang tersebar di pesisir.

Adapun, 27 kawasan tersebut, adalah Kabupaten Simelue, Kabupaten Natuna, Kabuputan Nunukan, Kabupaten Kaur, Kabupaten Jepara, Kabupaten Lembata, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Kupang, Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Kota Tual, Kabupaten Kepulauan Sulua, Kabupaten Buton Selatan, Kabupaten Minahasa Selatan, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.

“Setiap kawasan kebun itu terdiri dari 10 unit kebun, dan setiap kebun itu berukuran 25×50 meter persegi. Meski sudah ada 185 kawasan, namun jumlahnya jelas harus ditambah lagi,”jelas dia.

(Mungabay)

STOP BACA BERITA SAAT ADZAN BERKUMANDANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here