VISIT.co.id- Dampak menyebarnya virus corona di berbagai negara ternyata mulai menimbulkan kerugian di sektor pariwisata internasional. Seperti salah satunya Indonesia, khususnya di Bintan.

Jumlah wisatawan di Bintan turun drastis usai Singapura menjadi salah satu negara yang beresiko terhadap penyebaran virus corona. 

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan Wan Rudy Iskandar mengatakan 2 bulan terakhir di awal tahun 2020 dipredisksi wisman turun hingga 50 persen.

“Padahal kita targetkan wisatawan domestik meningkat 15 hingga 20 persen,” kata Wan kepada Liputan6.com, Jumat (21/2/2020).

Untuk mencapai target tersebut, Pemkab Binta akan berkerja sama dengan Bintan Cakrawala Resort selaku pengembang Resort yang ada di Bintan Utara dan Asosiasi Pariwisata Bahari (Aspabri) Kepulauan Riau.

Ia menyebutkan ada 13 resort berkelas internasional yang selama ini menjadi destinasi idola wisatawan asing.

Sementara itu Ketua Asosiasi Pariwisata Bahari (Aspabri ) Provinsi Kepri Surya Wijaya mengatakan pada bulan ini akan meluncurkan paket wisata baru. Dalam pemasarannyam mereka akan bekerjasama dengan 49 agen perjalanan.

“Dengan konsep ini akan kita presentasikan segala yang bisa dinikmati di Bintan dengan biaya yang murah. Selama ini kita dengar Bintan itu cukup mahal,” kata dia.

Selama ini, wisatawan yang banyak mengunjungi Bintana dalah wisatawan dari Singapura dan China.

(lp6)

REKOMENDASI:  Respon Wali Kota Tangerang Soal Difteri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here