VISIT.CO.ID–Teka-teki artis Roger Danuarta menjadi mualaf terjawab. Mantan kekasih Sheila Marcia itu sudah menjadi muslim sejak Senin kemarin, 29 Oktober 2018. 

” Iya benar adanya itu Roger (soal video mengucapkan dua kalimat syahadat),” kata Amru, Ketua Mualaf Center Yogyakarta saat dihubungi Dream, Selasa, 30 Oktober 2018.

Mualaf Center Yogyakarta merupakan salah satu pihak yang pertama kali memastikan Roger menjadi mualaf. 

Amru menceritakan, proses Roger mengucapkan dua kalimat syahadat itu pada Senin kemarin, 29 Oktober 2018 di kediaman seorang Ustaz yang membimbing Roger menjadi mualaf.

” Itu di rumah Ustaz Insan Mokoginta di Bekasi,” ujarnya.

Diketahui, sebuah video Roger menjadi mulaf yang beredar di media sosial,  Di video itu, aktor yang pernah terjerumus narkoba ini tampak mengucapkan kalimat syahadat.

Dalam video itu, Roger tampak mengenakan kemeja dan kopiah sebagai penutup kepala. Seorang pria kemudian membimbingnya mengucapkan dua kalimat syahadat.

Aktor 35 tahun ini pernah tertangkap overdosis di mobilnya. Polisi menemukan ganja juga heroin seberat 1,50 gram.

Sejak peristiwa 2004 silam itu, Roger seakan menghilang dari dunia hiburan. Wajahnya tak lagi wara-wiri di layar kaca.

Roger Blak-blakan Soal Narkoba

 Artis Roger Danuarta punya pengalaman buruk bersentuhan dengan narkoba. Dia menjadikan pengalaman itu sebagai pelajaran berharga.

Roger mengatakan pengalaman masa lalunya tidak banyak mempengaruhi citranya. Meski begitu, dia tidak menampik adanya stigma negatif dari masyarakat.

” Untuk diri gue pribadi nggak, tapi nggak bisa dipungkirin ada stigma orang yang nggak kita kenal nganggap gue gimana. Itu terserah, hak mereka,” ujar Roger di Jakarta Selatan, Kamis, 30 Maret 2017.

Roger pun mengaku tidak mau terbayangi dengan masa lalunya yang kelam. Dia menganggap hidupnya telah memasuki babak baru.

REKOMENDASI:  Surat Terbuka Loyalis Jokowi: “Ayo berbenahlah, Boss”

” Gue nggak pernah ingat-ingat ke belakang. Kalau dibilang semuanya hancur, gue nggak pernah merasa itu sih. Justru gue anggap babak baru aja,” kata dia.

Selanjutnya Roger merasa bersyukur dapat menjalani rehabilitasi. Banyak pengalaman yang dia dapat selama menjalankan proses pemulihan tersebut

” Jadi tahu namanya addict (ketergantungan) nggak hanya narkoba, tapi ada juga addiction gadget, seks, games juga, money, jadi nggak hanya addict terhadap barang tapi lebih terhadap seberapa rentannya kita untuk terubah,” ucap Roger,

Terkait artis yang terjerat narkoba, Roger ingin berpesan. Hanya saja, dia tidak mau terkesan menggurui.

” Kalau pesan untuk teman-teman yang lagi kasus, kayaknya gue menggurui tapi buat diri gue sendiri, gue sekarang menjadi bersyukur banget, Banyak hikmat yang gue dapat dan yang menjadikan diri gue sekarang ini” ucap Roger.

” Pasti, kalau misalnya kita mencapai sebuah tahap yang akhirnya merubah hidup kita ke depannya, kita butuhkan support baik dari keluarga dan teman. Gue juga jadi lebih pintar memilih teman, lebih perhatikan circle gue, dan pergaulan juga,” tutup dia.

“Kalau Kamu Masuk Islam, Lebih Baik Mama Mati”

 Menjadi seorang mualaf menjadi kenyamanan tersendiri untuk si cantik pemilik nama Isya Jeeperson ini. Sejak September 2010, wanita kelahiran Medan, 25 Maret 1992 ini berkomitmen memeluk agama Islam karena ketertarikannya dengan dunia muslim.

” Ini bisa dibilang hidayah. Aku sangat tertarik dengan bahasa Arab dan semua yang diajarkan dalam agama Islam,”  kata anak ketiga dari tiga bersaudara ini kepada Dream.co.id saat ditemui di apartemennya kawasan Kasablanka, JakartaSelatan. 

Dukungan lingkungan yang mayoritas muslim juga membuat Isya makin mantap menjadi mualaf. Juga semakin banyak tahu bagaimana Islam itu. ” Sekitar bulan sembilan empat tahun lalu alhamdulillah aku resmi muslim,” ujar dia. 

REKOMENDASI:  Polresta Pekanbaru Amankan Aksi Unjukrasa Mahasiswa

Wanita yang lahir dengan nama Marisa Cris Hari Sartika ini mengaku, butuh perjuangan ekstra menjelaskan ke keluarganya di Medan. Penjelasan tentang keputusannya pindah agama.

Mulanya masih diam-diam. ” Soalnya mama aku bilang kalau aku masuk Islam lebih baik mama mati. Aku takut nantinya mama marah, jadi stroke,” kata Isya. 

Apalagi saat ini tinggal mama seorang. Kekhawatiran dan ketakutan Isya pun dikalahkan dengan rasa yakin dan hati yang mantap untuk mengatakan kejujuran di depan keluarga besarnya.

” Mama nangis, diam dan masuk kamar. Tidak sedikit juga keluarga yang berontak supaya aku pindah agama lagi. Tapi walaupun menerima caci-maki aku tetap kuat karena hatiku sudah yakin dan nyaman memeluk Islam,” ujar wanita yang disibukan dengan aktivitas di dunia tarik suara ini.

Mantan model majalan remaja ini mengaku, berkat bantuan Allah dan kegigihannya mendalami Islam, keluarga pun berbalik mendukung. Ibarat pepatah sekeras apapun batu karang akan tergerus sedikit demi sedikit dengan air.

” Aku percaya kalau Allah akan kasih jalan. Aku semakin yakin dan terus belajar banyak tanya dengan sesama muslim dan guru spiritualku. Nyari-nyari pengetahuan tentang Islam itu lebih detail lagi. Alhamdulillah sekarang mereka mendukung sekali karena lihat aku serius,” ungkap pemain film Azrax ini.

Isya menambahkan dukungan yang diberikan dari keluarga membuatnya semakin mantap menjalani kehidupan sebagai mualaf.

” Mama cuma pesan harus serius dan yakin dengan keputusan yang diambil jangan sampai agama jadi permainan. Aku makin yakin menjadi mualaf. Bismillah Allah selalu bersamaku,” kata Isya.

Anak dari pasangan almarhum Irian Bakti dan Rosani Ginting ini berharap menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi kebanggaan orang-orang di sekitarnya.

” Bismillah semoga bisa selalu istiqomah. Semua kebaikan yang diberikan Allah aku berusaha selalu mensyukurinya dengan terus mengingatnya di setiap kondisiku. Karena Allah yang membuatku yakin menjalani hidup,” harap Isya. (Ism/Dream)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here