Diduga Melakukan Ujaran Kebencian, Oknum PA Probolinggo Terancam Dilaporkan Pengusaha APMS Sumenep

0
260

VISIT.CO.ID– Ketua Bidang SPBU Himpunan Pengusaha Migas Madura memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kepulauan Kangean, Sumenep tidak ada masalah dan sudah sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Hal itu ditegaskan HM. Husni menyikapi munculnya pernyataan dari salah satu pegawai Pengadilan Agama Probolinggo, yang mengatasnamakan sebagai ketua Komunitas Warga Kepulauan Kangean (KWKK), seperti dilansir salah satu media online hari ini, Minggu 28 Januari 2018.

“Saya pastikan bahwa apa yang disampaikan oleh pegawai Pengadilan Agama Probolinggo yang mengatasnamakan KWKK itu tidak benar alias hoax,”ungkap HM. Husni kepada Redaksi Policeline.co,Minggu Malam di Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Pengusaha muda Jawa Timur ini, berani mengatakan hoax, karena sampai detik ini harga BBM normal dan tidak ada masalah.

“Saya menduga, pernyataan saudara Sapiudin di media tak berdasar. Apalagi dia seroang PNS atau ASN yang bertugas di Probolinggo. Sangat aneh kalau tiba-tiba dia membohongi publik dengan memberikan pernyataan BBM mahal,” tandasnya.

Pria yang juga dikenal sebagai politisi kawakan ini menagku sangat menyesalkan pernyataan yang memancing kereshan warga kepulauan Kangean tersebut. Dirinya menduga ada motif lain dibalik pernyataan Sapiudin yang dinilai sangat tendensius.

“Saya akan laporkan ulah oknum PNS ini ke pimpinannya di PA Probolinggo. Dan saat ini, tim advokasi kami tengah meneliti penyebaran hoax itu. Karena sudah terlanjur disiarkan di media online, tim advokat kami masih melakukan pengkajian,”sambungnya lagi.

Disinggung hal apa saja yang tengah dikaji tim penasehat hukumnya, HM Husni membeberkan.

“Salah satunya kami menduga adanya hate speech atau ujaran kebencian dia melalui ITE. Mohon bersabar ya, nanti hasil tim kami sampaikan lagi di media, pungkasnya.

REKOMENDASI:  Enam Warga Sumenep Diamankan Polisi

Sebelumnya, Safiudin mengancam akan menemui Komisi VII DPR RI untuk membicarakan persoalan BBM di Kangean, yang menurut dia di salah satu media online.

di media itupula, Safiudin mengatakan, sudah sejak lama melakukan penelusuran di lapangan terkait harga BBM khususnya Premium.

“Ketika ada APMS harga BBM di Kangean harusnya lebih murah, tapi nyatanya hingga kini tetap mahal,” kata safiudin seperti dilansir media online tersebut.

(pen/fer/red)

Sumber:Policeline.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here