Setnov Resmi Ditahan KPK, Dewinta P: “Pak Jokowi Hebat”

VISIT.CO.ID– Akhirnya Setya Novanto, tersangka korupsi e-KTP resmi dipindahkan dari ruang perawatan di Rumah Sakit Ciptomangunkusumo (RSCM) ke tahanan KPK di Jalan Kuningan, Jakarta Selatan, tepatnya pada pukul 23.30 WIB malam, Minggu 19 November 2017.

Penahanan menuai beragam reaksi dari banyak pihak, baik yang pro maupun yang kontra. Persoalan ini juga mendapat tanggapan dari R. Dewinta Pringgodani SH, MH, pengamat politik hukum dan keamanan menyampaikan apresiasi kepada KPK, Polri dan khususnya Presiden Joko Widodo.

Tanpa dukungan Polri dan Presiden upaya KPK menangkap Setya Novanto tentu tidak akan mudah.

“Kita tahulah posisi Pak Novanto itu Ketua DPR RI dan Ketua Umum sebuah partai besar. Pengaruhnya sangat besar. Tapi karena Presiden bilang agar (Setya Novanto) hormati proses hukum terlihat tidak ada intervensi Presiden sama sekali walaupun partainya Pak Novanto pendukung pemerintah,” kata Dewinta Pringgodani yang saat ini masih di Tiongkok.

Dewi melihat Presiden pro pemberantasan korupsi, kendati Partai Golkar yang dipimpin Setya Novanto salah satu partai yang mendukung Joko Widodo dalam Pilpres 2019.

Begitu juga Kapolri Jenderal Polisi Muhammad Tito Karnavian dan Wakil Kapolri Komjen Polisi Syarifuddin pro pemberantasan korupsi. Itu terlihat dengan totalnya Polri membantu KPK dalam mencari Setya Novanto.

“Waktu penggeledahan rumah Setnov, Polri juga mengerahkan kekuatan maksimal,” kata wanita cantik kelahiran Solo ini.

Dewinta Pringgodani mengatakan, baru di zaman Presiden Joko Widodo, politikus Golkar ini menjalani proses hukum. Padahal banyak kasus-kasus hukum yang menyebut nama Setya Novanto namun hilang ditelan waktu. “Pak Jokowi itu hebat. pro KPK, pro pemberantasan korupsi. Layak dua periode,” kata Dewi tersenyum.

(Ben/Kapol/Fer)

REKOMENDASI:  Indonesia Memasuki Era Negeri Silumankah?

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *