Era Digital, Pengusaha Muda Indonesia harus menumbuhkan Entrepreneurial Marketer

0
369
Nomor tiga dari kanan:La Mema Parandy, ST.,MM. bersama Dahlan Iskan dkk. (Dok. Visit.co.id)

Oleh:La Mema Parandy, ST.,MM./Visit.co.id
Wakil Ketua Bid. Ekonomi DPD KNPI Surabaya. Anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)

Era Digital berhasil memasuki babak yang gemilang. Hampir 5 tahun ini, Indonesia sebagai negara dengan tingkat pengunaan Internet tertinggi di Asia. Bahkan di dunia kita menjadi negara ke tiga setelah Amerika Serikat dan China.

Bisa dispatikan, semua platform dalam entitas induvidual masyarakat dunia adalah Information Technology sebagai kebutuhan masyarakat era milenial (baca: Kid zaman Now).

Dalam Seminar Nasional Kewirausahaan 2017, Di FIK UNESA pada Selasa, 7 November 2017 dengan Tema “Mewujudkan Jiwa Inovatif dan Kreatif dalam semangat Entrepreneurship”.

Hadir dalam Seminar sebagai pembicara Adalah Prof. Dr. (H.C).Dahlan Iskan Menteri BUMN RI 2011-2014, dr.Ali Mahsun, M.BIOMED. Ketua Umum DPP APKLI (Asosiasi Pedagan Kaki Lima Indonesia), La Mema Parandy, ST.,MM. Ketua Bid. Ekonomi DPD KNPI Surabaya dan Anggota HIPMI, Alim Rahmat Rido, S.Kom Ketua I (OKK) HIPMI BPC Surabaya, dan Moderator Paramandana Catra Widya,C.NNLP,.CPC. Ketua I (OKK) HIPMI BPC Bangkalan.

Dalam pandangan saya, Indonesia dengan rasio jumlah penduduk terus meningkat, jumlah pengusaha masih berbanding terbalik. Angka 1,6% Pengusaha di tahun 2017 itupun masih stagnan. Pengusahanya terus bertambah dan harus di inventarisir. Kita harus bergiat terus. Semua kalangan harus bersama-sama mewujudkan 5% hingah 10% pengusaha, supaya tidak jomplang dan rasionya sesuai jumlah penduduk Indonesia kurang lebih 257 Juta Jiwa.

Para pengusaha muda Indonesia harus mengabungkan jiwa entrepreneur dan marketer. Inilah tantangan bagi mereka. Saya sebut mereka adalah Entrepreneurial marketer (luthans,Fred.,Youssef,C.M., dan Bruce J Avolio. (2017).

Psychological Capital. Oxford University Press. Mereka lebih jeli dalam memanfaatkan platform IT, mampu melihat peluang, mengambil resiko dan menjadi kolaborator.

REKOMENDASI:  Anies, Pemimpin Yang Tahu Persoalan Jakarta dan Punya Solusinya

Pemeritah harus menfasilitasi, mengupayakan pemberdayaan komunitas dan mendukung secara totalitas. Generasi milenial harus di wadahi dan diberikan ruang ekspresi tanpa batas, jiwa risk taker itu kita kendalikan melalui Organisasi seperti KNPI, HIPMI Atau bahkan KADIN.

Pengusaha Muda by desain itu kita padukan dengan Pengusaha Muda By Nasab dan By Nasib. Pasti dasyat. Mari kita sama-sama berkerja keras tingkatkan Jumlah pengusaha di Indonesia. (*)

Penyunting/Redaktur:Ferry Arbania

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here