Partai Idaman: KPU Tidak Adil Dan Diskriminatif

0
622

VISIT.CO.ID– Komisi Pemilihan Umum (KPU) berlaku tidak adil dan diskriminatif terhadap Partai Islam Damai Aman (Idaman).

Sekretaris Jenderal DPP Partai Idaman, Ramdansyah menilai Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) milik KPU belum siap dan tidak sepenuhnya berjalan baik.

Ramdansyah mengungkapkan partainya tidak lolos pada tahap pendaftaran dikarenakan data yang dimasukkan ke dalam Sipol tidak lengkap. Sementara itu dikatakannya ada sejumlah partai lain yang tidak lengkap, akan tetapi diloloskan oleh KPU.

“Kami bertanya-tanya, ada perlakuan berbeda. Ada asas penyelenggaraan pemilu yang dilanggar dalam prinsip keadilan,” ujar Ramdansyah saat diskusi di Warung Gado-gado Boplo, Jakarta, Sabtu (28/10).

Dia pun mengatakan, setelah dinyatakan tidak lolos pada tahap pendaftaran oleh KPU, partai besutan Rhoma Irama itu langsung menelusuri Sipol dan mengkoreksi berupa data di dalamnya. Lalu kemudian membandingkan dengan sejumlah parpol yang lolos pendaftaran.

Untuk diketahui setidaknya ada tiga partai politik yang sudah malang melintang di DPR dianggap lolos verifikasi, padahal setelah dicek kembali, datanya tidak sesuai.

“Misalnya di Sulawesi Tengah ternyata ada data kosong pas diklik. Itu sekadar asal upload. Ketika kota buka di Papua Barat, dokumennya kosong, blank, tapi dia lolos,” kata Ramdansyah dengan tidak menyebut partainya.

Atas dasar hal itu, Partai Idaman melaporkan dugaan pelanggaran administrasi KPU ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dan Partainya telah mendapatkan surat registrasi laporan pada Jumat (27/10).

Namun demikian, Ramdansyah mengakui bahwa data yang dimasukkan ke dalam Sipol belum lengkap. Partainya terkendala membuat rekening atas nama partai, sehingga di beberapa daerah data tersebut kosong.

[rus/rm*]

REKOMENDASI:  Perekrutan PPK dan PPS Diduga Kuat Sarat Permainan Uang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here