Demi Mobil Mewah, Oknum Security di SPBU M Poin Usir Wartawan

VISIT.CO.ID–Sekitar pukul 16.45 wib, mendadak terjadi keributan di SPBU M poin, yang beralamat di Jalan Kaharudin Nasution, Simpang Tiga Bukit Raya, Kota Pekan Baru, Riau.

Oknum Security SPBU larang wartawan ngisi BBM jenis premium dan malah dipaksa untuk beli pertalite hingga berujung kekerasan.

Keributan itu berawal dari ulah salah satu oknum security yang diduga arogan dengan melakukan pelarangan terhadap wartawan yang hendak mengisi BBM jenis premium.

“Sore itu saya melihat ada mobil mengisi BBM jenis premium. Melihat itu saya tau itu subsidi semua orang berhak akan itu. Lalu saya sorongkan honda supra saya agar diisi juga. Tapi sucurity melarang dan mengarahkan saya ke pertalite”, beber Tony Chaniago, salah wartawan online yang jadi korban arogansi securitu SPBU tersebut dalam rilisnya yang dilansir Visit.co.id, Jumat malam, 27 Oktober 2017.

Tony, Wartawan yang jadi korban arogansi oknum securitu SPBU/CCTV/VISIT.CO.ID

Tony yang merasa diperlakukan tidak adil dan dipaksa mengisi BBM jenis pertalite itu langsung melakukan protes.

“Saya tetap ngotot agar dapat mengisi premium. Maka saling perang mulut. Kerna kesal sucurity itu menarik dan mencakar sehingga saya luka dibagian jari tengah,”imbuhnya.

Agar kasus yang sama tidak terulang pada masyarakat biasa, akhirnya Tony melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian setempat.

“Saya sudah di visum. Saat ini saya masih di BAP dibukitraya. Dengan tuntutan proses security yg arogan itu. Dan saya juga meminta kepada pertamina agar memberikan tindakan tegas kepada SPBU macam nih,”timpalnya.

Tony Chaniago,Wartawan jadi korban arogansi oknum security SPBU

Pihaknya menduga, dengan kejadian yang memalukan tersebut, patut diduga adanya permainan di SPBU tersebut.

“Saya menduga SPBu ini ada permainan pengisian. Makanya mereka hanya mengisi kendaraan mobil saja..kesimpulan hingga saat ini pemerintah belum mencabut premium dan artinya semua orang berhak dapat premium yang sudaj mulai langkah,” pungkasnya. (Ferry Arbania)

REKOMENDASI:  Marak Penyelewengan ADD, ini Respon Kasatreskrim

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *