Dana Desa Kerap Bermasalah, Kejari Jemput Bola

VISIT.CO.ID– Demi menjawab ketakutan dan keraguan pemerintah desa (Pemdes) soal pengelolaan penggunaan Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD), yang selama ini terjadi, Kejari Kota Batu menggelar sosialisasi dan membentuk Tim Pengawalan Pengamanan Pemerintahan Pembangunan Daerah (TP4D).

Acara tersebut digelar oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu, mulai pukul 9.00 Wib. pagi, dan ditempatkan Aula Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Batu. Kamis (24/8/2017).

Bahkan dalam sosialisasi kali ini, Kejari Kota Batu mengundang 19 kepala desa se-Kota Batu, tiga Camat, serta Plt Sekda Batu.

Sementara pembentukan tim TP4D dalam acara tersebut, mengacu kepada Instruksi Presiden (Inpres) nomor 7 tahun 2015, tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi sesuai dengan arahan Kejaksaan Agung RI.

Sedangkan Tim TP4D yang dibentuk Kejari Batu, nantinya akan di isi oleh pihak Kejari Batu sendiri, dan akan diketuai langsung oleh Kasi Intel Kejari Batu, Teuku Lutfiansyah.

“Ya pada dasarnya acara kegiatan ini, fungsinya kami dari pihak kejaksaan memberikan penyuluhan tentang aturan, rambu-rambu dalam pemanfaatan anggaran. Baik itu DD, ADD, DBHCT dan pendapatan lainnya yang sah. Sehingga pemerintah desa tidak perlu takut dan ragu soal pengelolaan DD dan ADD,” kata Lutfiansyah kasi Intel Kejari Batu.

(din/fer)

REKOMENDASI:  Desak Jokowi Prakarsai Tuntut Pemimpin Myanmar ke Mahkamah Internasional

Leave A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *