Bupati Terjaring OTT KPK, Pemkab Sumenep Ingatkan Kades Tidak Tilep DD

0
2178

VISIT.CO.ID– Kepala Dinas Pemberdayaan Manusia dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Ach. Masyuni mengatakan, untuk pengawasan di lapangan, pihaknya sudah mewajibkan setiap Kepala Desa untuk memasang papan pengumuman di Kantor Desa yang berisikan laporan mengenai semua hal yang berkaitan dengan dana desa.

“Mulai dari besaran dana yang diterima hingga penggunaan dan realisasinya secara rutin,” ujarnya, Rabu (9/8/2017).

Hal ini bertujuan agar masyarakat juga ikut mengawasi, sehingga ada transparansi dalam pengelolaan dana yang bersumber dari APBD dan APBN tersebut.
Namun, menurut Masyuni, tidak semua Kepala Desa mengindahkan hal ini. Oleh sebab itu pihaknya akan memberlakukan sanksi kepada Kepala Desa yang tidak memasang papan pengumuman realisasi dana desa.

“Sesuai dengan intruksi Presiden yang sudah disampaikan, bahwa jika ada desa yang tidak memasang baliho realisasi penggunaan DD dan ADD maka akan ditegur dan diberikan sanksi berupa tidak dicairkannya dana desa tersebut,” tegas Masyuni.

Menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan itu, paska terjadinya Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Pamekasan, Presiden langsung memberikan intruksi agar penggunaan dana desa tidak ditilap oleh pejabat desa.

“Dana desa diberikan kepada desa untuk mensejahterakan masyarakat, bukan malah untuk di korupsi,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat mengawasi penggunaan dana desa agar digunakan secara transparan dan benar-benar demi kepentingan masyarakat.

“Mahasiswa, aktivis, wartawan dan seluruh masyarakat ayo kita awasi bersama DD dan ADD, itu uang kita bukan uang pribadi Kades,” tandasnya.

(FNC/SPJ)

REKOMENDASI:  Pasangan Suami-Istri Lolos PPS, Ada Apa Dengan KPU Sumenep?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here