Aneh,Mahasiswa Ini Demo Tolak Mobdin Bupati Seharga 2 M

0
372

VISIT.CO.ID,SUMENEP– Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Front Pembela Masyarakat Sumenep (FPRS) melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa, (8/8/2017).

Kedatangan sejumlah aktivis mahasiswa tersebut untuk mendesak anggota DPRD setempat menolak pembelian mobil dinas Bupati Sumenep A Busyro Karim yang menelan biaya lebih dari Rp 2 miliar.

Sebab menurutnya, anggaran mobdin itu dinilai terlalu besar. “Kalau mau elite lebih baik jadi artis,” kata salah satu orator aksi saat melakukan oras di depan Gedung DPRD Sumenep, Homaidi.

Menurutnya, rencana pengadaan mobil dinas yang telah disetujui oleh Komisi I DPRD Sumenep tidak beralasan. Karena mobil dinas jenis Mitsubishi Pajero Sport yang saat ini ada masih layak pakai.

“Jangan karena sering kecelakaan mobil dinas itu diganti, ini kan namanya melawan kehendak Tuhan. Sangat tidak rasional rencana pembelian mobdin itu,” tudingnya.

ilustrasi Bupati Sumenep A. Busyro Karim/Istimewa.

Selain mengkritik rencana pembelian mobdin Bupati, mereka juga menyoal kenaikan gaji wakil rakyat di gedung perlemen yang diusulkan hingga Rp30 juta untuk masing-masing anggota.
“Usulan tersebut dianggap berlebihan mengingat kekuatan APBD tahun ini menurun dari tahun sebelumnya,” teriaknya.

Tahun ini kekuatan APBD hanya Rp1,9 triliun lebih sementara tahun 2016 kekuatan APBD mencapai Rp2 triliun lebih.

(FNC/AJI)

REKOMENDASI:  Puluhan LSM Demo DLH Pamekasan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here