Ratusan Guru PAUD di Jember Semringah

    0
    415

    VISIT.CO.ID– – Guru PAUD merupakan orang penting. Demikian kata Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, saat memberikan penjelasan tentang latar belakang pencairan honor guru PAUD naik 2 kali lipat di Jember.

    Menurut dr Faida, bahwa membangun gedung bertingkat itu lebih mudah. Siapkan ahlinya, arsitekturnya, maketnya, tanahnya, denahnya, bahannya, lalu anggarannya, sudah cukup. Dan akan menjadi gedung mentereng dan bagus.

    Tetapi, itu semua tidak seperti yang dilakukan para guru PAUD ini. Mereka susah payah mendidik anak anak sejak usia dini, mengajarkan tentang ilmu sejak dini dengan mempersiapkan generasi muda ke depan, menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang baik itu tidak mudah, dan tidak akan pernah selesai.

    “Kalau untuk membangun gedung bertingkat itu sangat mudah. Siapkan gambarnya, dan anggarannya cukup. Tapi membangun sumber daya manusia ke depan itu bukanlah pekerjaan yang mudah, tetapi sangat sulit dan tidak akan pernah selesai,”

    Pernyataan itu disampaikan Bupati Jember dr Hj Faida, MMR, saat merealisasikan 22 janji kerja Bupati Jember yakni point ke 4 berbunyi meningkatkan honor insentif guru ngaji tiga kali lipat, dan memberikan honor kepada guru PAUD.

    Pemberian honorarium kepada guru PAUD merupakan penghargaan Pemerintah Kabupaten Jember atas dharma bakti para guru PAUD di Jember ini dalam rangka membangun menyiapkan generasi Jember ke depan.

    Pencairan honor guru PAUD se Jember dilakukan serentak. Sedikitnya 4.557 orang Selasa (30/5/2017), berkumpul di Aula PB Sudirman, Pemkab Jember, untuk menerima honor. Honor kali ini, naik 2 kali lipat dibanding 2016.

    Untuk menghindari adanya praktik pungli honor guru PAUD ini diberikan langsung dalam bentuk buku rekening Bank Jatim plus ATM nya.

    Penyerahan simbolis dilakukan Bupati dr Hj Faida, MMR, di setiap sesi tatap muka yakni pertama pukul 08.00 WIB, ke dua pukul 10.00 WIB, ke tiga pukul 12.00 WIB.

    REKOMENDASI:  Bila Hamil Tanpa Rencana

    Bupati Jember dr Hj Faida MMR, tiga kali memberi paparan khusus dan sosialisasi kepada guru PAUD selama sehari penuh kemarin, termasuk mengkampanyekan gerakan anti pungli di Kabupaten Jember. Faida tidak ingin mendengar ada guru PAUD kena pungli lagi.

    Dalam penjelasannya, Bupati memaparkan peta strategis lembaga PAUD di Kabupaten Jember yang berjumlah 1.759 lembaga. Ironisnya, dari sekian ribu lembaga itu hanya ada 7 lembaga berstatus negeri.

    “Itu artinya, jangan remehkan lembaga swasta ini. Bayangkan, ada 1.788 lembaga swasta PAUD yang membantu pemerintah, ini tidak main – main,” ujarnya.

    Rinciannya, dari 1.759 lembaga kategori Taman Kanak – kanak (TK) ada 895 lembaga, Kelompok Belajar (KB) ada 523 lembaga, Taman Penitipan Anak (TPA) ada 20 lembaga, dan Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Sejenis (SPS) berjumlah 357 lembaga.

    Bupati juga berterima kasih karena dari 6.447 guru pendidik PAUD, ada pendidik / guru dari laki – laki sebanyak 152 orang. Sedangkan lainnya 3.297 orang didominasi perempuan.

    “Masih ada laki – lakinya, ini sungguh luar biasa pengabdiannya,” ujar Faida.

    Sekadar diketahui, tingkat pendidikan guru PAUD lulusan SD ada 46 orang, lulusan SMP ada 270 orang, lulusan SMA ada 3.236 orang, lulusan S-1 ada 2.834 orang dan S – 2 ada 63 orang. Sedangkan total muridnya adalah 73.887 anak. [PIc]

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here