VISIT.CO.ID–Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, gencar membangun sejumlah fasiltas di area Komplek Makam Raja Asta Tinggi.

Tambahan fasilitas destinasi andalan Sumenep itu untuk menyambut program Visit Wisata Sumenep 2018.

Kabid Pariwisata Disparbudpora Sumenep Ahmad Halili, menjelaskan tambahan fasilitas berupa rest area untuk armada bus luar kota akan dibangun di lokasi terminal lama. Dari rest area bus itu, wisatawan akan diberikan tumpang berupa minibus wisata modifikasi.

“Nantinya, para wisatawan akan turun di rest area bus dan selanjutnya diberi tumpangan minibus wisata modifikasi menuju komplek makam raja Asta Tinggi, ” jelas HaliliSelain menata dan memperbaiki rest area bus pariwisata, Program Pengembangan destinasi wisata juga akan diproyeksikan dengan mengadopsi destinasi wisata diluar daerah Sumenep seperti di Kota Batu.

Halili mengaku mengadopsi dari destinasi di daerah luar Sumenep seperti kota batu sehingga nantinya ada transportasi khusus untuk wisman yang ingin menuju ke sejumlah objek wisata di Sumenep.

Menurut Halili, pilihan lain yang akan dilakukan untuk mendukung pengembangan destinasi wisata religi juga melalui koordinasi dengan kepala desa sekitar reast area bus, untuk memberdayakan pemudanya, sebagai ojek khusus bagi wisatawan yang akan menuju objek pemakaman raja-raja Sumenep.

Pengunjung Makam Raja Sumenep di Asta Tinggi/Istimewa.

Makam Asta Tinggi merupakan kuburan para Raja Sumenep dan keturunannya yang berada di Kabupaten Sumenep tepatnya di kawasan dataran bukit tinggi Kebon Agung.

Dalam bahasa Madura Asta Tinggi disebut sebagai Asta Rajâ yang maknanya adalah makam para Pangradjâ atau para Pembesar Kerajaan yang berupa makam. Asta Tinggi dibangun sekitar tahun 1750M.

Kawasan Pemakaman Asta Tinggi rencana awalnya oleh Panembahan Somala dan dilanjutkan oleh Sultan Abdurrahman Pakunataningrat I dan Panembahan Natakusuma II.

REKOMENDASI:  Tour de Molvccas

(AnA/skl/dbs/net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here